Postingan

Menulis versi Ariwidi

Gambar
Menulis Versi Ariwidi Menulis itu adalah sama dengan mengungkapkan dalam bentuk kata. Kadang kita bertanya pada diri sendiri, ngapain sih nulis? Itu dia kurang kerjaan amat sih nulis-nulis? Lagi baper pasti. Atau pasti lagi jatuh cinta, atau barangkali dia itu emang lagi galau?. Banyak banget ya macam penilaian orang? Memang itu hanya segelintir orang yang tidak pernah paham arti seorang penulis. Banyak juga keluh kesah mereka yang suka menulis entah itu sekedar hobby atau curahan hati atau memang itu pekerjaan dia. Namun seorang penulis sejati tidak akan pernah sedikitpun perduli. Bahkan mereka akan semakin lebih semangat dalam menulis.

Bagaimana cara menulis dan menerbitkan buku?

Gambar
Explore Perpustakaan Nasional Indonesia dan Bincang santai tentang Menulis Hallo sahabat literasi yang doyan menulis meski sekedar kata, yang hobby menulis meski hanya pengisi waktu sepi, yang suka bikin fiksi atau tulisan yang bikin pembacanya baperan dan jatuh cinta dengan tulisanmu. Nah ini namanya kamu sudah berhasil bikin tulisan, buktinya saja ada yang sampai baperan. Membicarakan mengenai tema kepenulisan, kita diajak untuk berbagi tentang dunia literasi. Tentu saja tidak jauh dengan buku-buku, menulis, membaca novel-novel fiksi maupun non fiksi. Dan sebagainya yang berhubungan dengan buku. Kali ini aku mau berbagi sedikit pengalaman saja. Semoga membacanya nanti tidak bikin membosankan. Karena kalau kebanyakan juga ada yang buat bosan bukan? Semoga saja tidak. Mengikuti kegiatan Workshop, sebenarnya tidak cuma sekali ini buat aku. Sudah beberapa kali dan aku senang sekali kalau mendatangi acara-acara seperti itu. Pastilah datang untuk menghadiri. Dan Workshop kali ini di...

Melupakanmu

Tak pernah kupaham jalan pemikiranmu. Disaat aku membencimu, kau seperti ingin mendekar. Disaat aku ingin sendiri. Kau selalu ada membayangi. Aku lelah..aku mencintaimu wahai pangeran. Tetapi tidak begini caranya. Kau permainkan aku. Aku sudah muak dengan semuanya ini. Meski kumasih menyayangimu. Aku merasakan airmatamu yang kau tahan. Betapa kuingin kau menangis dipelukanku. Bercerita tentang kita. Menutur hatimu tentangku sebenarnya. Aku melihat dimatamu itu ada cahaya yang memberikanku gambar hati berwarna merah jambu beraroma vanilla.. Vanilla aku akan pergi dari hidupmu. Biar aku menagis sendiri. Tanpa ada kata-katamu yang mencibir lagi. Meski aku rindu semua itu. Selamat tinggal. Aku masih rindu nasehatmu dan amarahmu, kekesalanmu aku rindu semua.karena kamu masih sabar saat itu..maafkan aku telah membuatmu kesal Airmataku menetes hanya sebentar. Aku yakin esok mentari akan mengeringkannya....

Tahu kah??!

Tahu tidak? Kenapa masih saja membuat aku kesal?? Kenapa sih tidak pernah sadsr barang sedikit, hanya membuang waktuku saja!!

menulis buatku?

Assalammualaikum Menulis.. iya menulis itu kalau ditanyakan pada diriku pribadi itu amat menghiburku. Artinya adalah, aku sedang sedih misalkan, aku akan menulis, aku sedang marah, aku menulis, bahkan sahabatku tengah gundahpun kutulis dalam tulisanku. Apa saja, makanya bagiku menulis amat menghiburku. Inspirasi adapun tidak mudah kita bisa langsung menulis. Ada saja kendala yang membuat kita blank. Namun kalau ditanya kenapa suka menulis aku akan singkat katakan ini adalah duniaku.  Ketika aku membaca ada nulis random ini, aku penasaran dan membaca dengan seksama. Dan aku mencobanya, setiap hari selalu harus membuat tulisan setidaknya meski bagi sebagian orang tidak berarti, namun itulah tulisan yang hendak kuutarakan, dan jujur dari lubuk hati terdalam. Bisa berarti menulis atau menyampaikan sebuah pesan. Yang semoga bisa bermanfaat. Kemudian disela kesibukanku aku terus masukkan kata perkata kenulis random sembari menikmati puasaku. Apa saja aku ungkap. Dan bocoran.. meski han...

ibuuuu!!

Beribu kata tak pernah sanggup mengganti apa yang telah kau beri.harta sebesar apapun tak sanggup menggantikan jua perjuangan dahulu kala saat kukecil memerah. Bunda..setiap langkahku adalah doamu.setiap dosaku adalah ada doamu.setiap lupaku akan doa tuk padamu.diantara sibukku yang tak ada arti tanpa doamu.diantara egoisku yang tak mungkin berarti tanpa doamu. Bunda..langkahmu adalah langkah menuju surgaku.surgaku adalah genggamanmu,disaat air keringatmu mengalir,tanpa kusadar itu berbicara,,berbicara tuk katakan bahwa kau mencintaiku selamanya,teriakan lembutmu,yg bagiku bagai kaleng yang memukul telingaku bersama suara renta,adalah panggilan surga terindah yang tak pernah kusadari..bunda kau seperti menggenggam fana kasih sayng anakmu yang mereka lupa,mereka lupa tak pernah sadar,mereka tak pernah sadar..ada cinta abadi melebihi apapun.penghantar surga anak-anakmu…bunda maapkan khilaf kami semua..anak-anak yang lupa karena harta,lupa akan kata,disaat pendamping menyingkirkanmu..bund...

Kau kabut dalam hatiku

Buatmu yang selalu dan masih rapi teramat rapi disimpan dalam hatiku yang hampir tidak ada seorangpun kan tahu. Pijarmu masih terang didalam dada. Aku? Aku hanyalah hal kecil bagimu yang amat mengagumimu. Aku? Aku hanyalah siperempuan bodoh yang mengagumimu tanpa kau tahu. Aku?? Aku jugalah yang tidak pernah ada dipikiranmu barang sedikit. Sepi disaat aku harus membayangimu sekilas saja. Kenapa?? Kenapa kau tidak pernah bangun? Bangun untuk sadar.. Bahwa aku sudah berteriak sekuat tenaga…tanpa suara. Kamu penggoyah hatiku, kamu yang mampu buatku gontai untuk tertatih mengagumimu.. Betapa bodohnya aku? Membuang waktuku percuma yang berangan untuk merasakan pelukanmu, sedikit saja genggaman tanganmu biar kurasakan indah, meski kau tidak akan pernah merasakan apa yang kurasakan. Seperti apakah cinta yang kau punya? Seperti itukah caramu mencinta? Sungguh kutakpernah memilih, namun kaulah pilihan hatiku. Yang pada saat kutertunduk, itulah tulusku padamu… Kumasih jatuh hati padamu Terj...